Berita Selengkapnya

Benahi Layanan Publik, Pemerintah Sejahterakan PNS

2017-11-13 18:28:13 incybers

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan masih menggodok skema baru program pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari pay as you go ke fully funded yang secara bertahap mulai berjalan pada 2018. Skema anyar tersebut ‎digadang-gadang akan meningkatkan kesejahteraan PNS di masa purnabaktinya.

Direktur Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Ditjen Anggaran Kemenkeu, Kunta Wibawa Dasa Nugraha mengungkapkan, pemerintah ingin terus memperbaiki dan meningkatkan pelayanan publik.

"Kita ingin memperbaiki pelayanan publik, tentunya harus dipikirkan juga kesejahteraan ‎PNS. Kalau tidak, tidak ada orang yang mau jadi PNS," kata dia saat berbincang dengan Liputan6.com, Jakarta, Kamis (31/8/2017).

Kunta menjelaskan, dalam skema pendanaan fully funded, PNS sebagai pekerja dan pemerintah sebagai pemberi kerja sama-sama membayar iuran.

"Fully funded adalah individual account. Gaji PNS dipotong buat bayar iuran, pemerintah sebagai pemberi kerja juga harus iuran. Akumulasi dana pensiun ini yang akan digunakan untuk membayar manfaat pensiun," ujar dia.

Untuk besaran tarif iuran pemerintah maupun apakah iuran PNS akan dinaikkan, pemerintah memberi sinyal ke arah kenaikan. Saat ini, dengan skema pay as you go, PNS membayar iuran sebesar 4,75 persen dari gaji pokok (gapok) per bulan. Dana pensiun itu dikelola PT Taspen (Persero).

"Skemanya belum pasti karena ini masih dibahas. Kalau untuk pemerintah, nanti kita hitung setelah skema ditetapkan. Sedangkan untuk PNS, idenya kita ingin PNS menabung lebih banyak pada saat dia bekerja untuk hari tuanya," Kunta menerangkan. (sumber: liputan6.com)